Merindukan Sosok Bung Karno (GANYANG MALAYSIA)

24 08 2010

ganyang malaysia

ganyang malaysia


Ir. Soekarno beliau lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945 – 1966. beliau memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Soekarno adalah penggali Pancasila karena beliau yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan beliau sendiri yang menamainya Pancasila. beliau adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945.

soekarno pernah melakukan aksi Ganyang Malaysia karena adanya Konfrontasi Indonesia-Malaysia yang mengenai masa depan Malaya, Brunei, Sabah dan Sarawak yang terjadi antara Federasi Malaysia dan Indonesia pada tahun 1962-1966. Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan demonstrasi anti-Indonesia yang menginjak-injak lambang negara Indonesia dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia. Soekarno memproklamirkan gerakan Ganyang Malaysia melalui pidato beliau yang amat bersejarah, berikut ini adalah Pidato beliau:

Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo…ayoo… kita… Ganjang…
Ganjang… Malaysia
Ganjang… Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!

Soekarno

nah, sosok bung karno yang gagah berani menentang malaysia pada ketika itu, mungkin saat ini sudah tidak ada lagi. Sikap pemerintah kita hanya adem ayem saja melihat tingkah laku negara tetangga tersebut menginjak – injak harga diri Indonesia. bahkan sikap lembek yang ditunjukkan oleh pemerintahan kita membuat mereka semakin berani mengacak – acak Ibu Pertiwi kita ini. Masa sih kita takut dengan Negara yang dulu pernah mengirim anak – anak mereka untuk belajar di Negeri kita tercinta ini? sudah banyak kebudayaan kita yang mereka klaim sebagai kebudayaan mereka dan juga digunakan untuk mempromosikan daerah wisata mereka ke Dunia Internasional, belum lagi dengan nasib – nasib TKI yang ada di Malaysia, mereka mendapatkan siksaan – siksaan dari majikan yang sudah tidak mempunyai perikemanusiaan lagi, dan sampai sekarang belum selesai juga masalah kita dengan malaysia yaitu masalah batas laut. mau tunggu apa lagi negaraku,.. apakah harus ada injakan – injakan lagi dari negara tetangga tersebut, apakah kita tidak mempunyai HARGA DIRI di mata dunia?

Saatnya Pemerintah Indonesia Bersikap tegas terhadap Malaysia, berani untuk mengambil sikap dan berani untuk melawan (kalau perlu, PERANG), jika memang hal tersebut diperlukan.
Sungguh, saya pribadi sangat merindukan sosok Bung Karno yang Tegas dan Berani dalam membela Tanah Air Indonesia.
saya juga berharap Pemerintah Indonesia gak cuma “Mengumbar Omongan” dalam menyelesaikan kasus – kasus ini. kami mengharapkan sikap tegas dan nasionalisme kalian…!!!

Iklan

Aksi

Information

8 responses

24 08 2010
DenJaka

Ya,.. Ganyang Malingsia,..!

25 08 2010
monang21

kita tunjukan Nasionalisme kita, jangan mau harga diri kita diinjak – injak.

terima kasih sudah mampir di blog saya. 🙂

25 08 2010
ImRoée

Menarik sakali, sang author blog ini benar2 peduli sama nasib negeri ini. Dan memang malaysia itu benar2 tidak tahu malu, seenaknya mengklaim kebudayaan kita menjadi milik mereka. Rubah aja nama Malaysia menjadi Maling-Sia biar semuanya jadi jelas.

25 08 2010
monang21

karena saya hanya sebagai rakyat biasa, gak bisa berbuat apa-apa kecuali menyampaikan unek-unek saya yang kalo ditahan bisa buat saya stress.
dan juga saya prihatin melihat pemerintahan pada saat ini. semua itu harus dimulai dari diri kita sendiri dulu.
semoga mereka menyadari akan kelalaian mereka.

terima kasih sudah mau mampir di blog saya. 🙂 🙂 🙂

26 08 2010
sempulur

Jangankan ketegasan masalah perbatasan, kasus-kasus dalam negeri mengenai korupsi saja masih mbulet2.
Bagaimana alotnya kasus Anggodo, bagaimana Gayus dan bank century…
Disaat kami hanya mampu menjerit, mereka asyik melakukan korupsi mengatasnamakan bantuan kepada rakyat miskin, rumah aspirasi bahkan menambah lebar kesenjangan ekonomi dengan menaikkan gaji pegawai negeri.
Mereka tidak mau menyadari, membuka mata, mendengar jeritan jeritan kemiskinan ini karena mereka adalah orang-orang yang pintar mengolah kalimat untuk melakukan pembodohan kepada rakyatnya dengan biaya pendidikan yang semakin melangit.

Semoga ada lagi sosok bung Karno !

27 08 2010
monang21

kalau dipikir-pikir sih, membingungkan melihat apa yang dilakukan oleh pemerintah..
mereka terlalu banyak celoteh namun tidak ada aksi. mengorupsi uang rakyat namun hukumannya lebih ringan dari hukuman orang yang maling ayam.
entah kapan para pemimipin kita akan sadar akan hal ini dan berusaha untuk memajukan dan mencerdaskan anak bangsa.

17 09 2010
jagandhi

maju trus indonesia

10 01 2013
paijo

Tahun depan pilih jokowi,, OKAY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: