“DAMAILAH” Suporter Indonesiaku…

7 05 2010

sepakbola merupakan Olahraga yang paling banyak digemari di Seluruh belahan Dunia. begitu juga di Indonesia. Sepakbola menempati urutan pertama di hati masyarakat Indonesia. dengan adanya Kompetisi yang digulirkan di Indonesia yang diikuti oleh Klub – klub dari daerah seluruh bagian Indonesia, maka bermunculan lah para suporter fanatik yang mendukung Tim kesayangan mereka, memang kalau Pertandingan tanpa suporter, rasanya kurang menjadi bergairah pertandingan tersebut.

Di indonesia, sudah banyak sekali kelompok – kelompok Suporter yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat, seperti : The jak mania(Persija), Aremania (Arema), Singamania (Sriwijaya), LA mania(Persela lamongan), Bonek (Persebaya), Persikmania(persik), Banaspati (Persijap jepara), dan masih banyak lainnya. mereka selalu hadir dalam setiap pertandingan ketika Tim mereka berlaga untuk memberikan dukungan spirit kepada pemain.

Namun, karena sesuatu hal, banyak juga para Supporter yang saling serang antara suporter yang satu dengan yang lainnya. perselisihan biasanya terjadi karena adanya perkataan – perkataan kotor yang keluar dari anggota suporter tersebut, Oknum – oknum yang gak bertanggung jawab yang berniat mengadu domba para suporter dan masih banyak alasan – alasan lain yang menjadikan mereka seperti itu. Semakin lama semakin menjadi perselisishan – perselisishan yang ada antar supporter tersebut. yang sangat di kenal masyarakat adalah perselisihan anatar suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung (The Jak Mania dan Bobotoh/VIking), mereka sudah sangat lama berseteru. jadi setiap kedua Tim bertanding, Pasti pihak kepolisian akan melarang suporter Tamu untuk datang ke Stadion, baik The jak maupun Viking.
jika kedua suporter itu berada dalam satu stadion, pihak kepolisian pasti akan kerepotan untuk meredam kedua belah suporter jika mereka berbuat ulah.

Sebenarnya kalau mau difikir lebih jauh lagi, buat apa sih kerusuhan dan kekerasan dalam Supporter di INdonesia. gak ada gunanya, malahan Klub dan suporter itu sendiri yang dirugikan, pertama, Mereka akan dilarang untuk menyaksikan pertandingan Tim mereka ketika sedang melakoni partai tandang, Kedua, Klub akan dikenakan sanksi dengan ulah para suporter yang brutal, Ketiga, Persaudaraan antara suporter akan teputus karena tali silaturahmi tidak di jaga.

nah.. sekarang mendingan Suporrter Indonesia berbenah diri untuk menjadi Suporter yang Modern, yang gak identik lagi dengan kekerasan dan kerusuhan, biar orang tua kita gak khawatir lagi untuk ngijinin anak – anaknya nonton bola langsung di Stadion. Coba kita lihat ketika piala Asia 2007, Suporter Indonesia bersatu mendukung TIMNAS Indonesia, keliatannya kan enak dipandang dan bisa membangkitkan semangat Pemain yang ada di lapangan. Begitu juga seharusnya dilakukan di Kompetisi lokal kita, antar suporter haruslah berdamai dan saling berjabat tangan.

“Ayo kita dukung Perdamaian antar suporter di Indonesia, Untuk menjadikan persepakbolaan Indonesia menjadi lebih baik lagi dan Disegani di Dunia”.

“SALAM JEMPOL TELUNJUK ”

the jak mania

the jak mania


aremania

aremania


singamania

singamania


la-mania

la-mania


bonek mania

bonek mania


persikmania

persikmania


macz man

macz man

Iklan

Aksi

Information

8 responses

7 05 2010
fruzi

kok the macz man g’ada, wah payah nhe……….!!!!

7 05 2010
monang21

ni ane masukin…

8 05 2010
A.J.I

thanks, seperti biasa infonya sangat bermanfaat

TELKOMSEL UNLIMITED ready stock

8 05 2010
monang21

thanks gan… 🙂

28 10 2010
abenk

salam kenal….
check it out.. klik

24 11 2010
monang21

salam kenal juga,,, thnks dah mampir di gubuk saya.. 😀

9 03 2012
jito

slam bnek trsayang.

16 04 2012
Khairul Fahmi

singa mania hijau bang kok jadi kuning

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: